Jumat, 31 Maret 2017

Dia Bukan Aku

ku pandang matamu
   ada yang berbeda
kulihat bayangnya di sana
   jauh di dasar yang gelap
kau simpan begitu rapi
   sampai akhirnya waktu
berbisik lembut padaku
   dia di sana
tanpa ku tau
   tak habis sejuta pilu
lukiskan itu
   jika benar dia
terbaik untukmu
   aku pasti akan berlalu
bersama sang waktu
   hingga suatu saat kau akan tau
aku yang dulu telah pergi
   tanpa kau sadari
hingga kau melihat
   kini dia yang bersamamu

Gadis Pengintip

aku
hanya diam
mengamatimu dari kejauhan
mencoba menyatu
dengan sang waktu

aku
hanya tertegun
saat kau lakukan hal itu
menyayat hatiku dengan perlahan

tak sengaja ku melihatnya
tak ku sangka
itu luka
luka bagiku

ku kira
hanya celoteh dan canda
ternyata itu nyata

sejauh ini aku masih tertegun di sini
di bawah rindangnya pohon
yang seharusnya menjadi teduh
namun tidak lagi ku rasa

aku diam-diam memblalakkan mata
menyaksikan semua yang ada
mencoba meyakinkan diri
ini bukan mimpi

sampai akhirnya aku
gadis pengintip
mulai pergi

Rabu, 01 Maret 2017

SILAU ITU MATI

jangan butakan matamu,
atau terlalu silaukah itu?
menyayat bola matamu di mukaku
menamparku dengan tawamu

bukan itu yang aku mau.
Seburuk-buruknya mimpi yang bisa ku rindukan
bukan berarti seburuk malam
saat ku saksisan kerasnya batinmu

kau tau?
diamku ini bukan abu-abu
diamku menyapamu dalam sisi gelapku
sebab silau itu, MATI

sejak getar telagamu
mengungkap tabir biru
tenggelamkan aku
LAGI !

Selasa, 28 Februari 2017

Shadow

kakiku patah sekarang.
namun tangan, mata, telinga dan hatiku tetap tau
apa memang hujan datang
sekedar menyapa?
bertanya tentang luka yang menganga
bukannya mati rasa
hanya sekedar ingin tertawa
bukanya tak peduli
setidaknya aku tidak terlalu menyedihkan.

mataku mulai melihat sekarang.
remang raut wajahmu sayang
memang sayang
sayang sekali harus saling melukai

tanganku mulai bergerak sekarang.
berusaha menyentuh remang bayangmu
yang seolah berdiri, menyapa manis di depanku
diam-diam menyeka embun di wajahmu

begitu lembut ku rasa
lekuk wajah yang kusentuh
guratnya begitu jelas
indah, penuh kasih

tanganku terasa perih sekarang.
dan aku sadar
semua itu semu
otakku tak waras lagi ternyata

menyeka ujung kaca itu
kaca yang ku kira wajahmu sayang
begitu eloknya, begitu lembutnya
hingga ku tak sadar luka itu semakin besar sekarang

Senin, 27 Februari 2017

TELAH USAI

Rinduku telah usai
Kala matamu menjadi semu
Asing bagiku raut itu
Ketika kau tertegun karnanya
Waktu seolah enggan berlalu
Mengurungku di musim itu
Menyiksaku tanpa kau tau
Sebelum terucap nada
Dalam segurat rasa
Lidahku membeku
Tak ada apapun yang tertinggal di musim ini
Hanya aroma kasih yang tak pernah kau tanyakan asalnya
Hingga semua benar-benar berlalu sekarang
Tak pernah ku sesali ini
Tapi senja datang terlalu dini