jangan butakan matamu,
atau terlalu silaukah itu?
menyayat bola matamu di mukaku
menamparku dengan tawamu
bukan itu yang aku mau.
Seburuk-buruknya mimpi yang bisa ku rindukan
bukan berarti seburuk malam
saat ku saksisan kerasnya batinmu
kau tau?
diamku ini bukan abu-abu
diamku menyapamu dalam sisi gelapku
sebab silau itu, MATI
sejak getar telagamu
mengungkap tabir biru
tenggelamkan aku
LAGI !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar